Menu Makanan Sehat Penderita Stroke

Jusamazonplus.com РMenu makanan sehat penderita stroke yang harus diketahui. Untuk dapat membantu mempertahankan kondisi kesehatan pasien stroke serta membantu memulihkannya dibutuhkan menu makanan sehat untuk penderita stroke dan harus dikonsumsi oleh pasien dengan penyakit stroke. Salah satu menu makan dan minum yang sehat referensi kami adalah obat herbal-alami Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata. Ketiga herbal ini dapat menggantikan makanan dan minuman yang dilarang bagi seorang penderita stroke.

Menu Makanan Sehat Penderita Stroke

Menu Makanan Sehat Penderita StrokeMenu Makanan Sehat Penderita Stroke, Hal ini diharuskan karena makanan yang sehat akan membantu menurunkan kolesterol, tekanan darah tinggi serta membantu membuang berat badan yang berlebihan. Berikut ini daftar menu makanan sehat untuk penderita stroke:

  1. Aneka sayuran berwarna hijau dan orange yang kaya akan nutrisi dan sangat baik untuk penderita stroke. Anda juga dapat memasukan kacang polong dan kacang kering dalam menu makanan sehat ini. Kemudian ada Wortel yang sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari dengan cara dijus tanpa pemanis buatan, karena Wortel mengandung betakaroten yang berkhasiat untuk mencegah penumpukkan plak dalam pembuluh darah. Bisa juga dimakan mentah atau dibuatkan sup.
  2. Buah-buahan segar termasuk dalam menu makanan sehat untuk penderita stroke dan harus dikonsumsi setiap hari. Karena masing-masing buah memiliki antioksidan dan vitamin serta nutrisi yang berbeda-beda, oleh karenanya, setiap hari dianjurkan untuk makan buah-buahan yang berbeda jenisnya.
  3. Gandum dan makanan berserat tinggi lainnya yang dapat menggantikan nasi putih sebagai asupan karbohidrat Anda sehari-hari. Selain itu ada beras merah, oat meal dan makanan berkarbohidrat lainnya yang berserat tinggi.
  4. Makan ikan setidaknya 2 kali seminggu untuk mendapatkan protein yang dibutuhkan tubuh.
  5. Pilihlah makanan yang tidak mengandung lemak jenuh dan batasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans. Menghindari lemak terhidrogenasi parsial akan mengurangi lemak trans.
  6. Daging dan daging ayam tanpa lemak, sebaiknya mengolah daging dan daging ayam tanpa menggunakan lemak jenuh dan trans.
  7. Minumlah susu yang kadar lemaknya rendah atau tidak ada kandungan lemak sama sekali.
  8. Pakailah minyak Zaitun untuk mengolah makanan Anda, karena minyak Zaitun mengandung senyawa Hydroxytyrosol yang dapat mengatasi penyempitan pembuluh darah penyebab stroke.

Dengan mengonsumsi menu makanan sehat bagi penderita stroke ini pastinya akan membantu pemulihan penyakit stroke pada penderita stroke akan semakin cepat. Selain itu faktor yang sangat penting juga adalah berdisiplin dalam menjalankan pantangan makanan bagi penderita stroke.

Beberapa penderita stroke akan mengalami kehilangan nafsu makan. Bagi sebagian pasien, makan menjadi sulit karena gangguan menelan dan atau gerakan lengan yang terbatas. Berikut ini adalah tips sederhana untuk pasien stroke untuk makan:

  • Pilih makanan sehat dengan aroma rasa yang lebih kuat seperti ikan bakar dengan buah jeruk. Tambahkan rempah-rempah pada makanan untuk meningkatkan rasa dan aroma, bisa juga sebagai pengganti garam.
  • Pilih makanan yang berwarna warni karena visual juga dapat membantu mengundang selera makan, seperti salmon, wortel dan sayuran berwarna hijau gelap.
  • Potonglah makanan menjadi potongan kecil-kecil sehingga mudah dikunyah oleh penderita stroke.
  • Pilih jenis makanan yang lembut seperti yoghurt, gandum, pisang sereal panas dan sup rendah sodium.
  • Jika Anda mengalami kesulitan menelan, bicaralah pada ahli terapi atau dokter untuk mengatasi kondisi ini.
  • Jika masalah ada pada kelemahan lengan atau tangan, Anda dapat mencoba peralatan makan adaptif. Beberapa jenis sendok dan garpu memiliki pegangan tebal yang lebih mudah untuk digunakan.

Merawat penderita stroke memang membutuhkan ketelatenan tinggi, oleh karenanya, bagi Anda pasien stroke sebaiknya berdiskusi dengan keluarga untuk membantu Anda seputar menu makanan sehat untuk penderita stroke. Sumber referensi : www.strokeasociation.org.

Add Comment